Penggalan Jurnal Kehidupan, Kisah, Inspirasi, Informasi, Tips, Opini

Jumat, 01 Mei 2009

Setiap Hari Selalu Membahagiakan, Tapi Gak Ada Hari Yang Lebih Membahagiakan Daripada Hari Ini


Penggalan Gemerisik Ilalang, Sayup Di Telinga Membekas Di Rongga Dada (7)

Sepertinya sekencang apapun aku berlari dari kesulitan, ia akan tetap datang saat tiba waktunya ia menyentuh kehidupanku. Aku selalu berdoa agar dijauhkan dari cobaan kehidupan yang sulit dan selalu didekatkan dengan kebahagiaan. Namun jangankan diriku, siapa pun jika telah tiba masanya kesulitan itu datang, ia akan datang tanpa melihat siapa yang disentuhnya, tua atau muda, kaya atau miskin, apa jabatannya, ia datang bak suatu keharusan yang tak terelakkan.

Aku selalu belajar dan belajar untuk sedapat mungkin menerima dengan ikhlas saat kesulitan dan ketidak bahagiaan itu datang menghampiri. Selalu belajar dan belajar untuk tetap ikhlas membukakan pintu saat ia mengetuk pintu kehidupanku, berusaha dan selalu berusaha untuk tersenyum menyambut kedatangannya. Aku berharap mudah-mudahan dengan begitu kesulitan yang datang tidak akan membuatku patah semangat, tidak membuatku babak-belur jatuh terbanting-banting, berdarah-darah bak jatuh dari ketinggian. Bukankah dengan tidak merasa putus asa saja sudah merupakan suatu keberhasilan yang patut kusukuri?

Disaat-saat seperti itulah peran seorang sahabat sungguh teramat penting bagiku. Saat kesulitan itu diungkapkan pada sahabat, maka ia selalu mau mendengar penuh empati, memberi masukan dan saran berdasarkan pengalamannya, dan bilapun tidak dapat memberi saran, ia dengan tangan-tangan persahabatan merangkul membesarkan hatiku agar tetap tabah dengan cobaan dan kesulitan yang datang. Sungguh mengagumkan arti seorang sahabat. Maka betapa sebuah kehilangan yang melebihi kehilangan batu permata berharga rasanya, bila kehilangan seorang sahabat, sedih, sesal tiada tara.

Namun apapun itu seorang sahabat sejati tak akan pernah menyakiti apalagi meninggalkan kita, aku selalu yakin akan hal itu. Kemarin boleh merupakan gesekan kecil, namun hari ini adalah rangkulan saling memaafkan. Kemarin mungkin singgungan-singgungan kecil, namun hari ini adalah rangkulan saling memaklumi. Karena setiap hari selalu membahagiakan, namun tak ada hari yang lebih bahagia dari hari ini, cause we know who we are..

(dari hari yang paling membahagiakan)


Image Hosted by ImageShack.us

Share:

2 komentar:

Seno mengatakan...

Betul banget saya juga hidup karena sahabat. Dan yang terpenting adalah hari ini, karena hari ini menentukan hari esok. Hari kemarin sudah berlalu dan hari yang akan datang belum tentu tiba. Bahagia hari ini menentukan bahagia hari depan.

Fanda mengatakan...

Betapa bahagianya punya sahabat kayak kamu...
Salam persahabatan yah!

Posting Komentar