Teknologi dan gaya hidup akan terus bergerak, ini bukanlah hal yang baru kita sadari. Dalam kehidupan modern kita selalu dituntut untuk bergerak cepat, praktis, dan efisien, gak harus banyak mondar-mandir hanya untuk mengurus sesuatu yang sepele. Termasuk dalam melakukan transaksi perbankan, banyak solusi yang dapat Anda lakukan untuk mempermudah transaksi perbankan Anda kapan pun dan di mana pun. Salah satunya dengan memanfaatkan fasilitas Mobile Banking yang banyak ditawarkan berbagai bank saat ini. Tapi, seberapa amankah penggunaannya?
Phil Blank, direktur keamanan, risiko, dan penipuan di Javelin Strategy and Research, seperti dikutip situs money.msn.com mengatakan, menggunakan ponsel Anda untuk bertransaksi perbankan di mana saja bisa menjadi sebuah kenyamanan. Tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak mengakses rekening bank melalui ponsel, asalkan Anda mengikuti sejumlah prosedur dasar berikut ini:
Yang harus Anda lakukan:
- Gunakan aplikasi bank Anda untuk mobile banking atau aplikasi keuangan lain yang tepercaya. Unduh langsung aplikasi tersebut dari toko aplikasi untuk jenis ponsel Anda, entah itu iPhone, Android, dan lain-lain.
- Perlakukan ponsel Anda sebagaimana Anda memperlakukan perangkat komputer pribadi. Misalnya, dengan menginstal perangkat antivirus pada ponsel untuk meminimalisasi risiko.
- Awasi selalu keberadaan ponsel Anda. Berbeda dengan komputer, ponsel lebih gampang terselip atau tercecer dari saku baju atau tas. Jadi, sering-sering memeriksa keberadaannya untuk memastikan ponsel Anda tetap berada di tempat yang aman ketika bepergian.
Yang jangan Anda lakukan:
- Jangan menggunakan akses Wi-Fi publik untuk melakukan bisnis perbankan Anda. Sebab, Anda tidak bisa memastikan jaringan itu aman. Sebaiknya, pilih jaringan nirkabel yang memerlukan kata kunci keamanan jaringan atau memiliki beberapa bentuk keamanan lainnya.
- Jangan menjadi yang pertama dalam antrean untuk menggunakan aplikasi baru bank Anda. Tunggu sampai sekitar 30 sampai 40 hari, kemudian baru mengunduh dan menggunakannya. Pasalnya, kadang-kadang versi awal dari sebuah aplikasi mengandung malware dan tidak aman.
- Jangan pernah mengirimkan pesan teks lewat ponsel Anda yang berisi informasi sensitif seperti nomor rekening tabungan atau password akun Anda.
- Jangan tertipu oleh email atau pesan teks yang meminta informasi pribadi. Sering kali, itu adalah pesan phishing yang mengaku dari bank Anda dan meminta Anda untuk mengklik link yang disediakan untuk memperbarui informasi rekening. Selain itu, hindari pula mengunjungi setiap situs yang tidak Anda kenali.

















0 comments:
Post a Comment
Hati yang tulus dan niat tuk berbagi memang takkan bisa dikonversikan dengan Rupiah. Namun kita percaya, sikap ini berharga lebih dari berjuta-juta.
Terimakasih atas kritik, saran, dan komentarnya...
Salam hangat dan jabat erat,
(Rana Rasuna)